Pekerjaan, kegiatan, dan perjalanan kehidupan sehari-hari membuat kita bergerak secara otomatis.
Kita berjalan, bergerak, dengan mode otomatis, pikiran dan kesadaran kita tidak sepenuhnya berfungsi.
Membuat kita tidak memperhatikan di sekeliling kita.
Jika tidak memperhatikan sekeliling, maka mungkin kita tidak bisa bersyukur atas hidup ini.
Kunci bersyukur, adalah memperhatikan dan memberikan perhatian terhadap segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita.
Tanpa memperhatikan kesehatan orang lain, kita tidak bisa bersyukur betapa sehatnya kita.
Tanpa memperhatikan keadaan orang lain, kita tidak bisa bersyukur betapa hangatnya rumah kita.
Rasa syukur adalah sejenak mengalihkan fokus dari diri kita ke orang lain, tanaman, hewan atau lingkungan di sekitar kita.
Sejenak kita menyadari bahwa pikiran, perasaan dan perilaku kita dipengaruhi oleh lingkungan di sekitar kita, dan kita merupakan bagian dari itu semua.
Kita adalah potongan kecil, bagian sebuah gambar besar.
Bersyukur bukan sekedar apa yang kita katakan, atau apa yang kita rasakan, tapi bersyukur adalah kita sendiri.
Semakin kita bisa memperhatikan, semakin kita bisa bersyukur.