Punya ide baru, yang mungkin baru bagi kita, adalah langkah awal yang baik. Tapi apakah ide tersebut juga baru bagi orang lain, itu lain soal.
Bangsa China, 400 SM, sudah punya mainan dari bambu, dengan sayap berputar, yang menjadi prinsip helikopter. Leonardo Davinci, sudah menggambar konsep helikopter, jauh sebelum Igor Sikorksy mewujudkan helikopter yang praktis dan nyata.
Sebuah ide baru, selain harus segar, juga harus layak untuk bisa diterima dan diwujudkan pada situasi dan waktu tertentu.
Davinci, memang sudah menggambar sketsa konsep helikopter, tapi pada waktu itu, pengetahuan, material, dan teknologi yang ada belum mendukung untuk mewujudkan.
Dari sejak 400 SM, sampai 1939, banyak yang berusaha untuk membuat helikopter, bukan hanya Davinci dan Sikorsky.
Demikian juga dengan pesawat terbang. Jauh sebelum Wright, sudah tidak terhitung usaha manusia untuk membuat pesawat terbang.
Sebenarnya, hampir tidak mungkin untuk membuat sebuah ide yang benar-benar baru. Manusia, Homo Sapiens, sudah hidup sejak 300.000 – 400.000 tahun yang lalu, semua ide yang ada sekarang, mungkin sudah pernah di pikirkan oleh orang-orang sebelum kita.
Entah siapa yang menulis, tapi sebuah kitab yang di tulis sekitar 400-200 SM, kitab pengkhobah atau ecclesiastes mengatakan “tidak ada sesuatu yang baru dibawah matahari”.
Ide baru adalah hasil pemikiran, konsep, penyelesaian masalah, atau pendekatan baru yang belum pernah dikenal, digunakan, atau dimengerti sebelumnya. Setidaknya tidak dalam bentuk yang sama atau konteks yang sama.
Tapi ide baru tergantung pada bagaimana kita melihatnya.
Apakah ide itu baru untuk kita secara pribadi, misalkan belajar sesuatu yang orang lain sudah tahu, tapi baru bagi kita.
Apakah ide itu baru untuk sebuah kelompok, atau bidang, misalkan inovasi pada sebuah industri, seni, sains, ekonomi, dan lain lain.
Atau baru untuk dunia, misalkan penemuan teori baru, atau cara baru.
Ide baru biasanya berasal dari menghubungkan ide ide yang sudah ada, dengan cara yang baru, atau menyelesaikan masalah dengan solusi yang belum pernah dicoba sebelumnya. Bisa juga berasal dari pertanyaan baru, atau menguji asumsi asumsi lama dengan asumsi baru.
Perkembangan pengetahuan, teknologi dan budaya, membuka kesempatan dan memungkinkan ide-ide yang sebelumnya sudah pernah di pikirkan, menjadi lebih mudah untuk diwujudkan.