Seorang pemikir kreatif, punya kemampuan mendengar lebih baik dari orang lain, mereka punya imajinasi yang liar, dan pandai menghubungkan informasi yang dikumpulkan. Kemampuan untuk mendengarkan adalah salah satu cara untuk mengumpulkan informasi.
Selain pandai menghubungkan, pendengar yang baik biasanya memiliki rasa ingin tahu yang besar, dan mereka biasanya punya pemikiran yang terbuka dan kerendahan hati untuk menerima pemikiran orang lain.
Sebaliknya, orang yang merasa tahu segalanya, biasanya sulit untuk menerima pendapat orang lain, bahkan mendengarkan orang lain berbicara.
Bagi pemikir kreatif mendengarkan adalah sebuah sumber untuk ide-ide selanjutnya. Mereka sadar bahwa ide baru adalah gabungan dari konsep, pengalaman, dan perspektif yang sudah ada.
Mendengarkan orang lain berbicara, memungkinkan untuk mendapatkan persepektif, cerita dan hal-hal lain yang mungkin tidak diungkapkan secara verbal. Mereka memperhatikan pola, tensi, ketegangan dan emosi dari sebuah pembicaraan
Banyak masalah-masalah yang terungkap dari sebuah dialog, diskusi, atau pembicaraan ringan.
Pendengar yang baik biasanya juga adalah seorang penanya yang baik. Mereka mampu memperhatikan rasa yang terjadi dalam sebuah kalimat. Keraguan, emosi, kontradiksi, akan terungkap, walaupun tidak dinyatakan.
Dengan mendengar, kita membangun empati. Tanpa mendengar, empati yang dalam tidak akan terbentuk. Dengan mendengar, kita bisa memahami permasalahan orang lain, yang mungkin adalah klien, atau penggemar.
Dari mendengar, pemikir kreatif akan membuat solusi, yang manusiawi, bukan sekedar fungsional. Hubungan empati bisa menghasilkan kreasi seni yang hidup, produk yang menyenangkan, dan kebijakan yang merakyat, dan efektif.
Pemikiran pemikiran kreatif, sering kali dihasilkan dari kolaborasi, seperti diskusi dan brainstorming. Bersedia mendengarkan dengan baik, akan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi orang lain untuk berdiskusi dan bekerja sama. Rasa nyaman ini membuat peserta diskusi, tidak takut untuk berbagi sesuatu yang baru, atau ide-ide yang tidak umum.
Jika seseorang merasa nyaman dan merasa berada di tempat yang tepat, biasanya akan dengan terbuka berbagi informasi. Ini adalah sebuah kesempatan besar bagi pemikir kreatif, karena mereka sadar bahwa ide ide mereka akan berkembang dengan semakin banyak masukan yang di terima, dan bergesekan dengan pemikiran pemikiran orang lain, sehingga ide-ide tersebut bisa berkembang dengan baik.
Ide ide terobosan sering kali berasal dari pertemuan, atau gesekan beberapa ide yang mungkin terlihat tidak berhubungan.
Hal-hal yang tidak berhubungan yang diterima saat diskusi dan brainstorming, bisa jadi adalah kunci untuk penyelesaian atau bahan ide-ide lain.
Pemikir kreatif tidak membatasi apa yang didengar, mereka mengamati dan mencari hubungan, bagi mereka membatasi apa yang didengar berarti kehilangan masukan untuk ide, dan kehilangan kesempatan untuk mempertanyakan asumsi-asumsi mereka.
Asumsi adalah musuh dari pemikiran kreatif. Mendengar dan menerima masukan dari orang lain, menantang dan mempertanyakan asumsi, dengan cara melihat realitas dari sisi lain.
Dengan mendengar pengalaman orang lain dan pendapat orang lain, walaupun bertentangan, tapi itu merupakan awal dari terbentuknya ide-ide baru yang segar.
Melakukan hal-hal seperti itu, tidak cukup dengan pemikiran terbuka saja, tapi juga harus di lakukan dengan kerendahan hati. Intinya bersedia mendengar dan menjadi pendengar yang baik, bukan sesuatu yang pasif. Bagi pemikir kreatif itu merupakan kegiatan aktif yang dilakukan untuk mencari ide baru, perspektif baru, dan realita yang berbeda.
Setelah mendengar, yang perlu dilakukan adalah melakukan kontrol terhadap kemampuan berpikir analitis dan berpikir kritis. Pendengar yang baik, menunggu sampai selesai, menangkap semua apa yang dikatakan orang lain, terutama jika yang disampaikan adalah sesuatu yang baru atau aneh. Mereka tidak langsung mengkritik dan menyela pembicaraan. Pendengar yang baik akan menemukan apa yang penting dari perkataan orang lain.
Analisa dan penilaian tidak akan diberikan sebelum benar benar pesan yang penting di pahami.
Kreatifitas bukan berarti menciptakan atau membuat sesuatu dari nol, tapi merupakan proses menerima masukan dan mengkombinasikan berbagai macam masukan. Mendengar adalah salah satu cara untuk menerima masukan.
Rasanya hampir tidak ada pemikir kreatif yang bukan merupakan seorang pendengar yang baik.