Inspirasi dari alam

Alam menyediakan sumber daya yang melimpah. Salah satunya adalah inspirasi untuk berpikir kreatif. Alam membuat segala sesuatu dengan kreatif, sesuai kebutuhannya. Komponen-komponen di alam berkreasi untuk menyelesaikan masalah masing-masing.

Tanaman, dan hewan adalah pencipta, penemu, dan perekayasa yang belum tertandingi sampai sekarang. Bahkan mikroba-pun punya cara yang sangat efektif untuk menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi.

Semut misalkan, cara berkoloni, membuat sarang, mencari makan, menggunakan cara-cara yang luar biasa. Begitu juga dengan tanaman dan hewan-hewan lain.

Selama proses evolusi yang terjadi jutaan selama jutaan tahun, mereka sudah menemukan apa yang baik untuk mereka, untuk tetap mempertahankan keberadaan mereka. Informasi ini diturunkan dari generasi ke generasi.

Manusia yang kreatif, tentu saja tidak langsung mencontoh apa yang dilakukan oleh alam. Tapi lebih pada mengamati, dan mempelajari bagaimana alam bekerja, dan bagaimana itu bisa diterapkan untuk menyelesaikan berbagai masalah-masalah manusia.

Apapun bidang ilmu manusia, alam menyediakan ide-ide luar biasa yang bisa digali dan dimanfaatkan.

Profesor Sedijatmo, menemukan sistem fondasi cakar ayam, justru bukan dari seekor ayam, tapi dari sebatang pohon kelapa yang tetap berdiri walaupun terkena angin dan ombak.

Mungkin fondasi sarang laba-laba juga punya cerita yang sama.

Begitu juga dengan benda-benda sehari-hari yang terinspirasi dari alam, seperti motor, mobil, pesawat, kapal, baju dan lain sebagainya.

Inspirasi dari alam, membawa inovasi luar biasa dalam berbagai bidang, mulai dari obat-obatan, transportasi, arsitektur, sampai dengan produk-produk sederhana yang digunakan sehari-hari.

Alam bukan sekedar sumber daya yang bisa dimanfaatkan hasilnya saja, tapi alam sebenarnya adalah sebuah perpustakaan raksasa dengan koleksi tanpa batas, yang menunggu kita untuk mengamati dan mempelajari.